Kegiatan Gerakan Percepatan Tanam Padi Teknologi PM-AAS Tulungagung
Dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong penerapan teknologi budidaya yang ramah lingkungan, telah dilaksanakan kegiatan Gerakan Tanam Serempak dengan Metode PM AAS di Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung (28 - 30 Juli 2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP TRI, Dr. Evi Savitri Iriani, M.Si., Kepala Dinas, Drs. Suyanto, M.M., Kepala Desa Balerejo Samsu Jatmiko, Babinsa, Tim Kerja (Timker), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kauman, serta Koordinator Penyuluh (Korluh) se-Kabupaten Tulungagung.
Gerakan tanam serempak ini merupakan salah satu upaya sinergis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para pemangku kepentingan dalam mempercepat adopsi inovasi teknologi budidaya di tingkat lapangan. Melalui penerapan metode PM AAS, diharapkan pengelolaan budidaya tanaman dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BRMP TRI, Dr. Evi Savitri Iriani, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyuluh, hingga petani sebagai pelaku utama. Inovasi teknologi yang dihasilkan melalui kegiatan riset diharapkan dapat diimplementasikan secara luas sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Drs. Suyanto, M.M. mengapresiasi terselenggaranya kegiatan gerakan tanam serempak sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Tulungagung. Peran penyuluh pertanian diharapkan terus diperkuat sebagai ujung tombak pendampingan kepada petani dalam mengadopsi teknologi budidaya yang lebih maju.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tanam serempak bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan. Momentum ini juga menjadi wadah mempererat sinergi antarinstansi serta memperkuat koordinasi dalam mendukung ketahanan pangan melalui penerapan inovasi teknologi di sektor pertanian.
Melalui kegiatan Gerakan Tanam Serempak dengan Metode PM AAS, diharapkan semakin banyak petani yang menerapkan teknologi budidaya inovatif sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi penggunaan input pertanian, serta mewujudkan sistem pertanian yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Tulungagung.
