Overview

Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar yang selanjutnya disebut BRMP Tanaman Industri dan Penyegar adalah salah satu institusi pemerintah Indonesia dibawah Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Perkebunan, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kementerian Pertanian, Republik Indonesia.

Perjalanan panjang BRMP Tanaman Industri dan Penyegar dimulai ketika menjadi perkebunan (Afdeling) Pakuwon yang merupakan bagian dari PTP XI pada tahun 1975, kemudian menjadi Kebun Percobaan Pakuwon dari Lembaga Penelitian Tani Indonesia (LPTI) pada tahun 1976. Pada tahun 1980 berubah menjadi Sub Balai Penelitian Tanaman Industri Pakuwon dan Tahun 1984 Sub Balai Penelitian Kelapa Pakuwon.

Dalam rentang waktu 10 tahun kemudian menjadi Loka Penelitian Pola Tanam Kelapa yang merupakan bagian dari Departemen Pertanian Republik Indonesia tahun 1994, ada perubahan kembali pada tahun 1998 menjadi Loka Penelitian Pola Tanam Kelapa di bawah Departemen Kehutanan dan Perkebunan. Pada tahun 2000 kembali di bawah organisasi Departemen Pertanian menjadi Loka Penelitian Tanaman Sela Perkebunan,

Kemudian pada Tahun 2006 sesuai Permentan No.14/Permentan/OT-140/3/2006 berubah menjadi Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka tanaman Industri (Balittri) dan karena adanya perubahan tanaman mandat berubah menjadi Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) sesuai Permentan No.65/Permentan/OT-140/10/2011 dari tahun 2011 sampai Januari 2023. Selanjutnya, pada 17 Januari 2023 melalui Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2023 menjadi Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Industri dan Penyegar yang memiliki tugas melaksanakan pengujian standar instrumen tanaman industri dan penyegar. Saat ini, berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 bertransformasi menjadi Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar dengan tugas melaksanakan perekayasaan, perakitan, dan pengujian, serta modernisasi pertanian tanaman industri dan penyegar. 

 

 

Desain Agro Modern mengandung makna yang mendalam dan simbolisme yang jelas untuk menggambarkan visi dan misi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.

  • Bentuk daun segi empat yang menghadap ke atas melambangkan pertumbuhan, keberlanjutan, dan kemajuan yang terus menerus dalam dunia pertanian. Daun sebagai simbol alam, merujuk pada ekosistem pertanian yang subur dan berkembang. Bentuk segi empat mencerminkan dasar yang kokoh dan sistematis dalam pencapaian tujuan pertanian modern.
  • Huruf BRMP yang terbentuk dari grafis menegaskan peran Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian dalam merencanakan dan mengembangkan berbagai sektor pertanian. Ini menggambarkan fungsi BRMP dalam mengawasi dan memperkuat keempat komoditas utama pertanian Indonesia: Tanaman Pangan, Perkebunan, Peternakan, dan Hortikultura. Setiap komponen yang terintegrasi dalam desain ini juga mencerminkan koordinasi dan sinergi yang kuat antar sektor-sektor tersebut.
  • Warna hijau yang dominan dalam desain ini, melambangkan kemakmuran, kesuburan, dan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Hijau juga mencerminkan harapan untuk masa depan pertanian yang semakin maju dan sejahtera, serta ekosistem pertanian yang seimbang dan ramah lingkungan.
  • Penggunaan warna emas memiliki simbolisme yang kuat dalam mencapai Pertanian Indonesia Emas 2045. Emas menggambarkan visi jangka panjang untuk mencapai swasembada pangan yang maju, mandiri, dan modern. Warna ini juga mengandung makna prestasi, kemakmuran, dan kemajuan yang ingin dicapai oleh BRMP dalam upaya mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera di sektor pertanian.
  • Kalimat "AGRO MODERN" dengan warna biru tua memberikan kesan stabilitas, profesionalisme, dan kepercayaan. Biru tua sebagai warna yang elegan dan kuat menghubungkan desain dengan aspek teknologi dan modernisasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
  • Penggunaan font Gotham Black menegaskan kekuatan dan keandalan dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian dalam melaksanakan tugasnya. Font yang bold dan modern ini menekankan keseriusan lembaga dalam menjalankan visi misinya.

Secara keseluruhan, logo ini mencerminkan komitmen BRMP untuk mengawal kemajuan pertanian Indonesia menuju swasembada pangan yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan. Desain yang menggabungkan elemen-elemen alam dan teknologi ini melambangkan harmonisasi antara kemajuan zaman dan keberlanjutan sektor pertanian yang menjadi dasar kemakmuran bangsa.