• Jl. Raya Pakuwon Km 2 Parungkuda
  • (0266) 6542181
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Jurnal
    • Buletin
    • Sirkuler
      • Sirkuler Inovasi Tanaman Industri dan Penyegar
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
1772 dilihat       26 November 2024

Pemanfaatan Teknologi Nano Untuk Pembuatan Biopestisida

Biopestisida merupakan salah satu upaya pengendalian hama dan penyakit yang ramah lingkungan. Beberapa biopestisida telah diuji dan efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit kopi. Seiring dengan berkembangnya zaman, teknologi nano dapat diterapkan ke teknik formulasi biopestisida. Nanobiopestisida merupakan teknologi pestisida yang terdiri atas partikel kecil atau struktur kecil dari bahan aktif yang berfungsi sebagai biopestisida.

Beberapa keuntungan penggunaan nanobiopestisida adalah tingkat efikasi dan keamanan yang tinggi, mengurangi dosis atau konsentrasi penggunaan pestisida pada tanaman, mengurangi residu beracun, dan mengurangi emisi lingkungan di lahan pertanian. Kelemahan utama dari pestisida nabati yang mengandung minyak atsiri adalah mudah menguap dan tidak stabil. Oleh karena itu, bahan aktif minyak atsiri perlu diformulasikan dalam bentuk yang lebih stabil, seperti partikel nano. Formulasi nanobiopestisida dapat dilakukan dengan cara nanoemulsi.

Teknologi nano dapat memperkecil partikel hingga berukuran nano (10-9 m) dan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas bahan aktif minyak atsiri. Selanjutnya, dengan sentuhan enkapsulasi, bahan aktif tidak mudah menguap dan lebih stabil. Nanopestisida terdiri atas partikel kecil dari bahan aktif pestisida atau struktur kecil dari bahan aktif yang berfungsi sebagai pestisida. Nanoemulsi dan nanoenkapsulasi adalah salah satu teknik nanopestisida yang sudah banyak digunakan dan efektif untuk pengendalian penyakit tanaman.

Beberapa nanobiopestisida yang efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit diantaranya nanobiopestisida berbahan dasar Bacillus thuringiensis yang dapat menyebabkan kematian serangga Trichoplusia ni hingga 100%. Nanobiopestida berbahan dasar bunga cengkeh dapat meningkatkan kandungan eugenol sebesar 9,9% dan menurunkan populasi N. lugens dan relatif aman bagi musuh alami.

Pemanfaatan Teknologi Nano untuk pembuatan biopestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman kopi lainnya adalah pemanfaatan nanobioinsektisida ekstrak buah cabai dan nanobiofungisida menggunakan cengkeh. Nanobioinsektisida ekstrak buah cabai dan nanobiofungisida menggunakan cengkeh dapat efektif dalam mengendalikan hama PBKo dan karat daun dengan dosis rendah. Ekstrak cabai jawa (Piper retrofractum) dengan dosis 2,5%-3% efektif mengendalikan PBKo (Hypothenemus hampei) skala laboratorium dan pada pengujian ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan dosis 0,2% efektif menghambat perkecambahan spora H. vastatrix skala laboratorium.

Prev Next

- writer


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Benih Arabika Gayo 3 BRMP TRI Berpotensi Dongkrak Produksi Kopi 2 Kali Lipat
    11 Sep 2026 - By administrator
  • Thumb
    TRIVAGANZA 2026: Dari Benih Unggul hingga Energi Terbarukan
    09 Sep 2026 - By administrator
  • Thumb
    BRMP TRI Gelar Talkshow TRIVAGANZA: Bangun Sinergi Hulu-Hilir untuk Masa Depan Kopi Indonesia
    09 Sep 2026 - By administrator
  • Thumb
    Penguatan Budaya Kerja ASN Wujudkan BRMP TRI Berorientasi Pelayanan
    04 Sep 2026 - By administrator
  • Thumb
    Mahakam Ulu Jajaki Kerja Sama Hilirisasi Pertanian bersama BRMP TRI
    26 Agu 2026 - By administrator

tags

Teknologi nano biopestisida

Kontak

(0266) 6542181
08139902670 (WA)
[email protected]

Jl. Raya Pakuwon Km. 2, Parungkuda, Sukabumi 43357 Jawa Barat Indonesia

https://tanamanindustri.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar. All Right Reserved